Naskah Sunda Kuno - Kitab Etangan



Ringkasan isi:
Naskah kitab etangan dipergunakan sebagai sumber petunjuk apabila hendak melakukan suatu pekerjaan, baik pekerjaan yang berhubungan dengan pertanian maupun dengan urusan bepergian, perjodohan serta urusan-urusan lainnya. Pemegang naskah khususnya, serta sebagian masyarakat sekitar pada umumnya banyak mempercayai akan kebenaran petunjuk kitab itu. Oleh karena itu kitab tersebut sangat dipusti-pusti.
Hal-hal yang terkandung didalamnya adalah:
1. Tentang waktu bulan dan hari, hal yang berhubungan dengan waktu naas (sial) dan kejayaan atau keberhasilan atas sesuatu. Perhitungannya dilakukan pada awal atau sebelum pekerjaan mulai.
2. Jampe (jampi), jangjawokan (mantra), dan do'a.
3. Beberapa tabel yang berisikan tentang pernasiban, baik dan buruk.


Kondisi Naskah:
Kecamatan : Sukawening
Nama pemegang naskah : Adang
Tempat naskah : Kp. Cieunteung Desa Mekarluyu
Asal naskah : warisan
Ukuran naskah : 17 x 21 cm
Ruang tulisan : 14 x 18 cm
Keadaan naskah : sebagian rusak
Tebal naskah : 20 Halaman
Jumlah baris per halaman : 13 baris
Jumlah baris halaman awal dan akhir : 12 dan 13 baris
Huruf : Arab/Pegon
Ukuran huruf : besar
Warna tinta : hitam
Bekas pena : tumpul
Pemakaian tanda baca : ada
Kejelasan tulisan : jelas
Bahan naskah : kertas tidak bergaris
Cap kertas : tidak ada
Warna kertas : kuning kecoklat-coklatan
Keadaan kertas : tebal, keras, halus
Cara penulisan : timbal balik
Bentuk karangan : prosa dan prosa liris

0 Waleran:

Sapuluh Seratan nu Pangpajengna Diaos